Showing posts with label keluarga. Show all posts
Showing posts with label keluarga. Show all posts

Friday, October 5, 2012

Inilah Sebuah Perjuangan Ayah Terhadap Anaknya

Bismillah ...

Robbi 'gh-firlii walii waliadaiyya wa 'r-hamhuma kamaa robbayana shoghiro...
#amiiiiiiiiiin....

Semua ini berawal pada saat ane tidak mempunyai kemeja lengan panjang yang berwarna cerah polos (tidak boleh berwarna putih). Kemeja tersebut digunakan untuk pelatihan jadi seorang PP LKMM 2012.

Pada hari selasa minggu ini, siang hari, ane kebingungan ternyata ane sendiri belum pernah punya yang namanya kemeja lengan panjang yang berwarna cerah polos (tidak boleh berwarna putih). Kemudian ane berinisiatif untuk pinjam atau beli gitu ^_^. Akan tetapi, ane mencoba untuk menghubungi kakak ane, untuk meminjam kemeja, ternyata beliau ngga' memilikinya... #bingung lagi... Keluarga dekat ane rasa belum pernah ada yang mempunyai kemeja yang sesuai dengan kriteria seperti itu. Hehehe, #entah kenapa...



Kemudian, ane berinisiatif untuk beli. Langsung melihat uang yang berada pada dompet temen #lho. Maksudnya melihat isi dompet ane sendiri. Dan ternyata isinya cuman ada uang 50 ribu rupiah. Masya' Allah... Ternyata uang ku cuman segini.... :( :( Waduh gimana iniiiiiiiiiiiii..... #krisis moneter tingkat dewa #bahasa Alay

Setelah itu, ane mencoba untuk menghubungi seorang ayah yang sangat tercinta. "Abah, abah punya kemeja lengan panjang yang berwarna cerah polos (tidak boleh berwarna putih) ? Ini dibuat pelatihan hari Sabtu-Minggu besok". Kemudian beliau menjawab, "waduh ngga' punya, kakakmu punya, tapi warna putih polos, mau ngga' ?". Kemudian ane jelaskan bahwasanya, kemeja yang ane inginkan itu tidak boleh berwarna putih polos. :( . Akhirnya, lanjut dengan balasan SMS beliau, "yaa beli aja, cari yang agak murahan". Kemudian ane jawab, ternyata "waduh, isal disini ngga' tau mau beli dimana ?" #dan juga melihat uang yang tidak mencukupi untuk beli kemeja tersebut. Kemudian abii ane membalasnya "Yaa gampang, nnti sama abah belinya". Kemudian sedikit agak lega... #Kenapa irsal ini selalu ngerepotkan orang,,, :( :( :(
Kasihan dengan orang - orang yang pernah aku repoti... ckckck :'(

Pada malam harinya, kira-kira jam 20:00 WIB, ketika ane berada dimasjid A.Yani, setelah selesai melakukan sholat isya', Ternyata abii ane menelpon.. Sejenak ane bingung, "Waduh kenapa yaa abahku telpon ???". Kemudian ane tekan tombol hijau pada HP ane, yang berguna untuk mengangkat telpon dari abii ane. Ternyata beliau, abii ane yang tercinta, sudah ada disuatu toko yang menjual kemeja dana pada dialog telpon itu, beliau berkata, "ini mau warna yang mana ? ini yang abah pegang warna biru cerah.".
Respon dalam hati yang cuman bisa dilambangkan dengan emoticon -> ":') :')". Setelah itu, ane menentukan untuk membeli kemeja yang berwarna biru tersebut. Sebenarnya ada warna cokalt cerah, tapi kaya'nya engga'. Bagus warna biru aja #melambangkan IT banget... heheheh #GJ -_-

Kemudian beliau mengakhiri dialog kita dengan ucapan Salam yang kemudian ane balas dengan ucapan Salam juga. :D #ini yang ane maskud perjuangan seorang ayah terhadap anaknya. betapa iya mencintai anak-anakanya tanpa syarat.

Kemudian esoknya, atau lebih tepatnya hari rabu siang hari, abii ane kembali SMS, "kaya'nya kemeja ini kebesaran buat kamu, nnti malam jam 7, abah jemput yaa, buat ngecilkan kemeja ini...". Aku cuman bisa bilang dalam hati "Yaaa Allahh...... :( :( :(". Dan beliau juga langsung menelponku karena dikhawatirkan SMSnya tidak masuk. Dan pada saat itu, kuliah bahasa inggris sedang berlangsung, jadi telponnya beliau tidak ane angkat. Kemudian, ane jawab, dengan SMS, "Sebelumnya, mohon ma'af bah. nnti jam 7 malam masih ada kegiatan dikampus. Dan kaya'nya ngga' usah dikecilkan, biar isal pakai kondisi apa adanya.". Kemudian beliau menjawab, "Iya, nnti abah titipkan ke Wulan kemejanya.". Ckckckck.....

:( :( :( :( :( :( :(

Pertama, ane harus bisa belajar jadi seorang ayah yang lebih baik nantinya. Lihat Sal, perjuangan ayahmu untuk membahagiakan anak-anaknya. Dia tidak pernah mau melihat anak-anaknya nantinya tidak menjadi seorang yang sukses. Jadilah Ayah terbaik yaa Sal... #berbicara pada diri sendiri  #Self Talking

Kedua, Hilangkan sifat -sifat burukmu yang masih melekat pada dirimu ini. Sifat kekanak2an, Sifat merehkan, Sifat mengeluh. Dan ane disini senantiasa terus memohon kepada Allah untuk dapat menghapuskan sifat-sifat jeleknya irsal ini. #amiiin Allahumma Amiin...

Tuesday, June 26, 2012

Namira - Sepupu Ane

Bismillah ...

Alhamdulillah bisa menulis lagi. Pada kali ini ane ingin sedikit bercerita tentang kesibukan yang dilakukan sepupu ane ini. Ada hal yang menurut ane unik dari kebiasaan sepupu ane yang satu ini. Sebelum bercerita, alangkah lebih baiknya kita mengenal beliau terlebih dahulu siapa beliau. :D

Ini bukan Namira yaa.. :D

Perkenalkan nama beliau adalah Namira *bukan Namira Blezensky, lho.. :D*. Sekarang beliau berumur antara kisaran 5 bulan hingga 1 tahun *Lupa pastinya berapa .. :D*. Dia nomor 4 dari 4 bersaudara, atau bisa disebut anak bungsu.

Wajarnya dari setiap orang, ketika sedang menonton televisi adalah menanti-nanti/mengharap acara inti dari setiap agenda yang sudah diatur oleh salah satu stasiun televisi dapat dilihat/ditonton seutuhnya, artinya tidak ada sponsor-sponsor yang mengganggunya. Akan tetapi, terdapat hal yang unik ketika mendapati sepupu ane yang satu ini Gan, Sist..

Kebiasaan unik yang dimiliki sepupu ane ini adalah kebiasaannya ketika beliau menonton Televisi. Jika si Namira ini dihadapkan pada televisi dimana suatu acara yang sedang mulai, maka beliau akan sibuk sendiri dengan mainannya atau melakukan aktivitas-aktivitas lainnya, artinya Namira tidak akan menghiraukan acara tersebut ketika dimulai. :D

Akan tetapi, Namira akan terdiam (fokus melihat televisi) jikalau dia melihat acara televisi tersebut tertunda, artinya ditunda karena masih sponsor. Beliau akan Khusyu' ketika acara inti sedang tertunda karena adanya sponsor *wkwkwkwk.. terbalik,.. :D*. Namira ini suka sekali ketika melihat sponsor-sponsor yang biasanya menghentikan sejenak acara-acara inti dari salah satu stasiun televisi. Beliau akan fokus, terdiam, dan memperhatikan iklan/sponsor dengan seksama. Ini yang ane anggep unik Gan, Sist dikarenakan si Namira ini berbeda dengan yang lainnya dalam hal menonton televisi. Kesukaan beliau melihat/memperhatikan sponsor yang melebihi dari melihat acara inti tersebut. *ada-ada aja :D*

Sekian dulu cerita ane hari ini, mungkin jika ada salah-salah kata mohon dima'afkan karena kesalahan/khilaf datang dari manusia atau diri sendiri. Akan tetapi kebaikan/kebenaran yang jelas datang dari Allah 'Azza wa Jalla.. Kurang lebihnya mohon ma'af ...

:D
Ketika mellihat iklan di TV, Namira wajahnya serius sekali




Jika ada Post yang tidak muncul gambarnya atau ada link yang tidak bisa di klik pada postingan saya, mohon kabari saya ya, via FB Terima kasih