Saturday, October 29, 2011

Penjelasan Variabel pada Bahasa C

Bismillah ...

Hahaha.. pengenalan variabel pada bahasa C hahaha, akan tetapi pembahasan kali ini tidak terfokus di penggunaan variabel pada bahasa C semoga file ini bisa bermanfaat bagi anda sekalian,, silahkan disimak ..




Variabel
  • Variabel merupakan komponen penting pada pemrograman
  • Variabel digunakan dalam program untuk menyimpan suatu nilai, dan nilai yang ada padanya dapat diubah selama eksekusi program berlangsung
  • Jika suatu variabel diisi dengan nilai di luar jangkauannya maka nilai yang akan disimpan akan diubah sesuai dengan jangkauannya. Misalnya, bila suatu variabel bertipe integer diberi nilai 75000, yang tersimpan pada variabel tersebut berupa 9494. Sebab nilai positif terbesar pada tipe integer yaitu 32767
  • Perlu diketahui, pemrograman aritmatika yang menngunakan tipe seperti integer akan lebih cepat dibandingkan kalau menggunakan tipe long integer, itulah sebabnya sedapat mungkin untuk menggunakan variabel dengan memori berukuran kecil

Lingkup Variabel
  • Pemahaman terhadap lingkup variabel di dalam penulisan fungsi sangatlah penting, agar tidak salah dalam menggunakan suatu variabel.
  • Lingkup variabel menentukan keberadaan suatu variabel tertentu didalam fungsi. Ada variabel yang hanya dikenal di suatu fungsi dan tidak dikenal pada fungsi lain. Namun ada juga variabel yang dapat diakses oleh semua fungsi.
  • Jenis variabel berdasarkan kelas penyimpanannya, yang berkaitan dengan lingkup variabel, yaitu: Variabel otomatis, Variabel Statis, Variabel eksternal, Variabel Dinamis
Variabel Otomatis
  • Variabel yang didefinisikan di dalam suatu fungsi berlaku sebagai variabel lokal bagi fungsi.
  • Suatu variabel otomatis mempunyai sifat :
- Variabel hanya akan diciptakan pada saat fungsi dipanggil.
- Pada saat fungsi berakhir (selesai dieksekusi), variabel otomatis menjadi sirna.
- Tidak ada inisialisasi secara otomatis (pada saat variabel diciptakan). Inisialisasi oleh pemrograman akan dikerjakan setiap kali fungsi dipanggil.
- Hanya dapat diakses di dalam fungsi yang mendifinisikan.
  • Selang waktu antara penciptaan variabel hingga penyirnaannya sering disebut sebagai lifetime atau durasi. Durasi dari variabel otomatis hanya pada saat fungsi yang mendifinisikannya dieksekusi.

Variabel eksternal
  • Variabel eksternal merupakan kebalikan dari vaiabel otomatis. Variabel eksternal adalah variabel yang didifinisikan diluar fungsi manapun. Variabel ini dikenal juga sebagai variabel global, sebab variabel ini dikenal disemua fungsi. Variabel ini dapat dideklarasikan bukan didefinisikan, karena tidak ada pengalokasian memori.
  • Variabel eksternal mempunyai durasi selama program diekskusi. Dengan kata lain, memori yang digunakan untuk variabel ini tetap dipertahankan selama program belum berakhir.

Variabel statis
  • Baik variabel eksternal maupun otomatis dapat berkedudukan sebagai variabel statis.
  • Suatu variabel statis mempunyai sifat :
o Jika variabel local berdiri sebagai variabel statis, maka :
- Variabel tetap hanya dapat diakses pada fungsi yang mendifinisikannya
- Variabel tidak hilang saat dieksekusi fungsi berakhir nilainya akan tetap dipertahankan, sehingga akan dikenali pada pemanggilan fungsi untuk tahap berikutnya.
- Inisialisasi oleh pemrograman akan dilakukan sekali saja selama program dijalankan, jika tidak ada inisialisasi secara eksplisit, variabel diisi dengan nol.
o Jika Variabel eksternal dijadikan sebagai variabel statis, variabel ini dapat diakses oleh semua file yang didifinisikan pada file yang sama dengan variabel eksternal tersebut (hal ini bermanfaat pada pemrograman file berganda atau kode program ditaruh pada beberapa file).
Sekian ......

Jika ada Post yang tidak muncul gambarnya atau ada link yang tidak bisa di klik pada postingan saya, mohon kabari saya ya, via FB Terima kasih